« April 2008 | Main | June 2008 »

May 28, 2008

Aku ingin begini…Aku ingin begitu…

16000000
Sudah pernah baca akhir dari komik Doraemon ? Kalau belum silahkan baca disini. Tapi habis itu balik kesini lagi ya...hehe.

Doraemon, komik dari Jepang ini sudah membuatku suka-untuk-membacanya-tapi-tidak-mau-beli. Dari awal ceritanya selalu dengan konflik yang nyaris sama. Nobita yang selalu bernasib sial, kemudian meminta Doraemon untuk membantu, Doraemon tidak bisa menolak, Doraemon mengeluarkan alat dari kantong ajaibnya, dan tadaaaaa...masalah selesai.

Menurutku, Nobita tuh benar-benar anak manja.. Dia tahu kelemahan Doreaemon, mulai dari kue dorayaki sampai tikus (Doraemon trauma berat ama tikus karena telinganya putus digigit tikus). Dan tahu betul cara memanfaatkan keberadaan Doraemon. Mulai dari menghadapi Gaian, membuat sirik Suneo, mengalahkan Dekisugi, sampai mengintip Shizuka. Belum lagi kalau Nobita lagi (dan sering) malas membuat PR atau mau menghadapi ulangan. Sampai aku berpikir, apa yang akan terjadi dengan hidup Nobita jika tidak ada Doraemon?

Hingga suatu hari, Doraemon berhenti memenuhi keinginan Nobita. Benar-benar berhenti karena batterai Doraemon habis, dan tidak ada yang bisa dilakukan selain menunggu pencipta robot Doraemon datang untuk memperbaiki Doraemon kembali.

Lama Nobita menunggu, tapi penemunya belum juga datang. Tidak jelas bagaimana prosesnya tapi Nobita berubah. Nobita jadi anak yang pintar. Nobita jadi juara kelas (makanya di masa akan datang yang selalu diceritaan, Nobita dewasa selalu marah kalau Nobita saat ini malas belajar). Nobita menikah dengan Shizuka (kali ini sepertinya karena Shizuka benar-benar jatuh hati pada Nobita yang mau berubah). Dan Nobita menjadi seorang ahli robot. Seorang penemu robot. Dan ternyata Nobita akhirnya bisa memperbaiki robot Doraemon. Dengan kata lain Nobita adalah penemu Doraemon di masa akan datang itu. Orang yang ditunggu oleh Nobita sendiri di masa lalu. Tetapi karena adanya larangan menggunakan teknologi “mengubah waktu” Nobita mengirimkan Doraemon kembali ke masa lalu.

Waktu baca ending dari komik ini, aku sampai takjub dengan jalan pikiran penulisnya. Mungkin dia sudah merancang sejak awal bagaimana akhir dari cerita Doraemon ini. Sehingga Doraemon tidak pernah mati, tapi terus ada. Seperti ilngkaran yang tidak berpangkal dan berujung. Ternyata tidak selamanya Nobita memanfaatkan Doraemon, walaupun Nobita tetap “bergantung” pada Doraemon.

So...kalau saat ini kamu (dan aku) menemui suatu halangan, atau mengharapkan akan sesuatu dari masa akan datang untuk memulihkan hidup saat ini, cobalah memulai untuk berubah. Membuka pandangan, meperluas wawasan. Bukan tidak mungkin jika ternyata kamu (atau aku) sendiri yang menemukannya di masa akan datang (walaupun kita tidak bisa mengirmkannya kembali ke masa lalu nantinya..). Keep trying, keep pray .


My Photo
Powered by Friendster Blogs

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

rame-rame

  • go green indonesia!
  • Cara Membuat Blog
  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape